Karakteristik Komposisi
• Paduan kromium-nikel: Ini adalah baja tahan karat austenitik Cr-Ni. Kromium adalah elemen kunci dalam pembentukan film pasif, yang memberikan ketahanan terhadap korosi. Nikel memperluas fase austenit, memberikan baja ketangguhan dan kemampuan tempa yang baik.
• Elemen Lainnya: Beberapa grade mengandung tambahan elemen seperti molibdenum dan titanium. Misalnya, molibdenum dalam seri 316 meningkatkan ketahanan terhadap korosi lubang dan celah; titanium di 321 mencegah korosi intergranular.
Karakteristik Kinerja
• Ketahanan Korosi yang Kuat: Ini menunjukkan ketahanan korosi yang kuat di banyak lingkungan, menawarkan toleransi yang baik terhadap udara, air, asam, alkali, dan garam. Misalnya, 316L menunjukkan ketahanan korosi yang luar biasa pada air laut yang mengandung klorida.
• Non-magnetik: Dengan struktur austenitiknya, umumnya bersifat non-magnetik, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan sifat magnetik.
• Kemampuan Proses yang Baik: Dapat diproduksi dalam berbagai bentuk dan ukuran melalui metode pengerjaan dingin seperti cold rolling dan cold drawing. Itu juga bisa dilas, dicap, dan ditekuk.
• Gabungan Kekuatan dan Ketangguhan: Menawarkan kekuatan tinggi yang dikombinasikan dengan ketangguhan yang baik, memungkinkannya menahan gaya dan deformasi yang signifikan tanpa patah.
Nilai Umum dan Penerapannya
• 301: Dibandingkan dengan 304, kandungan Cr dan Ninya lebih rendah. Kekuatan tarik dan kekerasannya meningkat setelah pengerjaan dingin, sehingga cocok untuk aplikasi seperti kereta api, pesawat terbang, dan ban berjalan.
• 304: Sangat serbaguna, dengan ketahanan korosi yang sangat baik, tahan panas, kekuatan suhu rendah, dan sifat mekanik. Ini digunakan dalam peralatan medis, bahan bangunan, bahan kimia, komponen kapal, suku cadang otomotif, industri makanan, dan barang-barang rumah tangga.
• 304L: Baja 304 rendah karbon dengan ketahanan yang sangat baik terhadap korosi antar butir setelah pengelasan atau pelepas tegangan. Ini digunakan dalam permesinan luar ruangan di industri kimia, batu bara, dan minyak, di mana ketahanan terhadap korosi antar butir sangat penting.
• 316L: Pada media korosif yang mengandung klorida, ia menawarkan ketahanan korosi yang lebih tinggi dibandingkan 304 dan 304L, sehingga cocok untuk desalinasi air laut dan industri air.
• Baja 321:304 dimodifikasi dengan Ti untuk mencegah korosi intergranular. Sangat cocok untuk digunakan pada suhu antara 430°C dan 900°C, dan digunakan di pesawat terbang, pipa knalpot, drum boiler, dan aplikasi lainnya.